Wednesday, December 23, 2015

Hai sobat Blog Riky, lama juga admin tidak menyapa sobat, bagaimana kabarnya? Semoga senantiasa sehat, rezeki bertambah, yang masih sendiri semoga dipercepat bertemu dengan pujaan hatinya dan bersanding di pelaminan tentunya..Aamiin. 

Hari ini berselancar diinternet, ketemu dengan sebuah tulisan mengenai tumbuhan yang bernama talas. Tulisan tersebut ditulis oleh Miswinda dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. 

Talas termasuk tanaman sumber penghasil karbohidrat dari golongan umbi-umbian. Tanaman ini dapat dijumpai hampir di seluruh dapat dijumpai hampir di seluruh kepulauan dan tersebar dari tepi pantai sampai ke pegunungan di atas 1000 m dpl, baik liar maupun ditanam. (Lembaga Biologi Nasional, 1977). Didalam pertumbuhannya, tanaman talas tidak menuntut syarat tumbuh yang khusus. Tanaman ini dapat tumbuh diberbagai jenis tanah dengan berbagai kondisi lahan baik lahan becek (talas Bogor) maupun lahan kering. Talas mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi karena hampir seluruh bagian tanaman talas dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari serta mempunyai kandungan gizi yang cukup (Widiyanti, 2008). 

Talas bermanfaat sebagai bahan pangan sumber karbohidrat. Umbi, tunas muda dan batang daun dari talas dapat dimakan. Pemanfaatan talas banyak dibuat makanan ringan seperti keripik. Masih dalam tulisan tersebut, menurut Danumiharja (1978) umbi, pelepah, dan daun talas dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat, maupun pembungkus makanan, sedangkan daun, kulit dan ampas umbinya dapat pula dimanfaatkan sebagai pakan ternak. 

Talas dibuat minuman pun juga bisa. Akar rimpangnya jika difermentasikan dan ditambah gula serta semacam jagung Kaffir corn dan air akan menjadi sejenis bir. Pemanfaatan akar rimpang talas, bisa menjadi obat tradisional yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit encok dan obat bisul. Getah daun talas juga bisa digunakan untuk menghentikan pendarahan dan sebagai obat untuk bengkak. Sementara Pelepah dan tangkai daun yang di panggang bisa digunakan untuk mengurangi gatal-gatal dan sengatan gigitan kalajengking. 

Masih dalam tulisan Miswinda tersebut, dewasa ini usaha pengembangan pengolahan talas semakin berkembang, seperti talas rebus, talas goreng, keripik talas, serundeng, opak talas ataupun pengolahan lebih lanjut seperti tepung talas yang digunakan sebagai bahan baku soup talas, roti, dodol, dan cookies

Bicara soal kandungan gizi, diantaranya ada Energi 393 kJ, Protein 2,2 g, Serat 0,8 g, karbohidrat dan serat 21 g, Ca 34 mg, Fe 1,2 Mg, K 448 mg, Karoten 2 mg, vitamin c 2 mg, dll. 

Sungguh, banyak manfaat dari tanaman yang bernama talas ini, sampai termaktub pula dalam peribahasa, " Bagai air di daun talas," dan Ada Ubi ada Talas, Ada budi ada Balas." hehehe... 

Post a Comment:

Silahkan tanggapan dan sarannya untuk tulisan ini.